Senin, 12 April 2010

Usaha Kue Rumahan, Untungnya Menjanjikan


Bagi Anda yang ingin memulai usaha atau ibu-ibu yang berkeinginan membantu suami menambah penghasilan, mengembangkan usaha dari rumah sendiri bisa jadi pilihan yang paling tepat. Di jaman krisis ekonomi ketika banyak terjadi PHK dan pendapatan keluarga yang semakin menurun, alternatif membuka usaha merupakan jalan keluar yang paling pas.

Usaha rumahan merupakan usaha yang dilakukan di rumah sendiri. Skala usaha kecil atau mikro yang tentu saja biasanya dikelola perorangan atau keluarga. Usaha kecil rumah menjadi solusi tepat bagi beberapa orang. Usaha ini sangat banyak sekali macamnya. Yang paling mudah dilakukan adalah membuka usaha rumahan snack dan kue dari dapur.

Dengan modal yang sangat terjangkau usaha ini bisa dimulai. Bahkan dengan modal dengkul pun menjual snack dan Kue bisa dilakukan. Dengan uang seratus ribu rupiah misalnya Anda bisa membuat cilot dan menjualnya di depan sekolah. Dengan modal terbatas Anda menjual burger orang lain untuk dijajakan di rumah misalnya. Begitu laku Anda membayarnya. Begitu kecil modal yang dibutuhkan. Modal kecil karena usaha dari rumah biasanya dilakukan secara bertahap dari kecil lalu bertahap ke skala besar.

Usaha ini relatif tidak membutuhkan mesin atau peralatan canggih. Dengan peralatan dapur yang dimiliki sudah bisa menjual makanan ini. Jadi dana investasi bisa ditekan, bahkan Anda tidak perlu melakukan investasi terlebih dahulu. Cukup dengan wajan penggorengan, kompor serta panci yang dimiliki di dapur, Anda sudah bisa menjadi pengusaha rempeyek, kerupuk kemasan atau kacang telur.

Usaha snack dan Kue sangat mudah dan praktis untuk dilakukan. Anda tidak perlu memiliki keahlian khusus untuk membuka usaha ini. Memasak sangat mudah dilakukan oleh siapapun bahkan bukan ahli masakpun usaha kue dan snack bisa dikembangkan. Jika ingin ahli, tersedia aneka buku resep dan kursus masak yang mengajarkan cara tepat membuat snack dan kue.

Pangsa pasar snack dan kue termasuk besar. Orang Indonesia memiliki kebiasaan ngemil yang dilakukan untuk disaat senggang, santai atau menunggu waktu makan. Minum teh atau pesta pasti menyuguhkan kue dan snack sebagai pengisi makanan. Kehadiran snack dan kue dalam banyak kesempatan merupakan potensi pasar yang luar biasa. Orang tetap butuh klappertart untuk arisan, butuh pisang goreng untuk teman minum teh sore hari, makan keripik singkong saat menunggu bis, anak-anak sekolah mengisi perut dengan aneka snack saat istirahat. Begitu besar pasar snack dan kue karena makanan ini banyak dikonsumsi dalam berbagai kesempatan.

Usaha snack dan kue dari dapur merupakan salah satu usaha yang sangat kecil resikonya. Bahkan boleh dikatakan jika snack dan kue tidak laku bisa dimakan sendiri. Resiko terbesar pada kue basah atau segar yang mudah basi. Sedang untuk snack dan kue kering yang awet bisa bertahan beberapa bulan sehingga masih relatif aman untuk dijual hari berikutnya.

Usaha snack dan Kue dari rumahan tidak bisa dianggap remeh karena skala usahanya kecil. Meski demikian, keuntungan snack dan kue rumahan termasuk besar. Beberapa jenis kue khusus yang enak dan mahal bisa mendapatkan keuntungan besar 45%. Untuk kue dan snack dengan persaingan ketat keuntungan berkisar antara 20-25%. Kue dan snack semakin tinggi untungnya jika dikemas menarik dan cantik. (usahakecil)

suaramedia.com

Kamis, 08 April 2010

Kue Sagu Rangi, Jajanan Jadul ala Betawi


Kue berbentuk bulan sabit ini merupakan jajanan khas Betawi. Di Jakarta saat ini tak banyak lagi penjajanya. Setiap penjaja kue sagu rangi ini memasak, aroma wangi kelapa menerbar menggelitik hidung yang menciumnya, hmmmmm!

Kue rangi ini disebut juga sagu rangi karena terbuat dari tepung sagu aren atau tepung kanji yang dicampur dengan kelapa sedang yang diparut kasar. Sagu dan kelapa yang telah dicampur ini kemudian dimasukkan ke dalam cetakan lempengan yang berbentuk bulan sabit, setengah lingkaran yang terbuat dari aluminium. Saat dipanggang segera tercium aroma wangi kelapa. Setelah hampir kering diberi sedikit olesan gula merah. Beberapa penjaja masih memakai kayu bakar dan api arang untuk memanggang kue ini.

Saat akan disajikan Kue diberi kucuran sirop gula merah dan nangka. Kue ini harus dimakan selagi panas karena kalau sudah dingin, kue akan mengeras karena terbuat dari sagu dan gulanya pun ikut jadi keras. Satu loyang sagu rangi yang rasanya kress ini dijual enam ribu rupiah. Yuk cobain kue sagu rangi.

kompas-tv.co

Dorayaki, Kue Tradisional ala Jepang


Mungkin beberapa dari Anda tak asing dengan makanan bernama dorayaki ataupun konyaku. Ya, mereka adalah kudapan tradisional yang selalu tersaji di Jepang, namun populer juga di Indonesia.

Nama Kue dorayaki sangat familier buat masyarakat Indonesia, khususnya yang tinggal di kota besar. Hal itu lantaran kudapan tersebut kerap dikonsumsi oleh Nobita, tokoh dalam film kartun hit Doraemon. Nobita yang tiap hari selalu menyantap kue dorayaki bisa jadi merupakan gambaran kecil betapa panganan ini sangat lekat dengan keseharian masyarakat di Negeri Sakura.

Irwan, salah seorang koki dari Restoran Basara Jakarta, membenarkan bahwa dorayaki sangat populer di Jepang. Bahkan kini kepopulerannya sudah menular ke negara-negara di Asia lainnya. Dorayaki termasuk ke dalam golongan kue tradisional Jepang (wagashi) yang bentuknya bundar sedikit tembam, terdiri atas dua lembar kue yang direkatkan dengan selai kacang merah.

Kue Dorayaki memiliki tekstur lembut dan mirip dengan kue Jepang yang disebut kastela karena adonannya mengandung madu.

“Dorayaki memang makanan kesukaan masyarakat Jepang. Selain terdapat variasi rasa, Kue dorayaki juga mudah didapat,” ujar Iwan dalam sebuah seminar masakan Jepang yang diadakan The Japan Foundation Jakarta, beberapa waktu lalu.

Varian dorayaki di antaranya dorayaki orisinal, dorayaki cokelat, dorayaki kacang merah, dan dorayaki ubi. Irwan menuturkan, biasanya variasi rasa tersebut dibuat berdasarkan musim panen. Misalnya pada musim kacang merah, orang Jepang bakal menggunakan jenis kacang itu untuk isian Kue dorayaki.

source: okefood.com

Rabu, 07 April 2010

Manis-Manis Lengket Kue Moci


Kue moci banyak versinya ada yang dari Cianjur, Sukabumi atau dari Jepang dan Cina. Teksturnya lembut mentul-mentul sangat enak saat dikunyah. Tentu saja rasanya manis legit apalagi jika ada isinya, kacang hitam, kaang tanah atau kacang merah. Nyam...nyam manis!

Kue moci merupakan salah satu camilan manis khas Cina yang sudah banyak mengalami adaptasi di dunia. Di Indonesia saja ada berbagai jenis moci, versi Cianjur, Sukabumi atau Semarang, semuanya berbeda. Di daerah Glodok ada penjual moci yang tersohor karena dibuat secara 'a la minute', sesaat sebelum dibungkus, adonan moci dipotong dan dibalut tepung, wijen atau kacang cincang yang lembut.

Bentuk moci ada yang kecil, agak besar, ada yang bundar atau segi empat. Karena dibuat dari bahan tepung ketan maka tekstur moci juga sama, kenyal dan lembut. Isinya juga beragam, ada kacang tanah, kacang merah, kacang hitam atau wijen.

Yang paling enak ya Kue moci segar yang baru dibuat. Karena itu saya tidak pernah membeli moci yang dijajakan di warung buah dan sayur di sepanjang jalur Puncak. Pastinya agak basi karena sudah lebih dari 3 hari digantung dan terkena panas.

Moci buatan resto Lai Ching ini saya cicipi minggu lalu. Bentuknya lebih besar, dua kali lipat dari moci biasa. Adonannya sangat lembut, mentul-mentul. Saat digigit, keluar isinya kehitaman, saya menduga pastinya kacang hitam yang dihaluskan. Bagian luarnya dibalut kacang tanah sangrai yang dicincang. Rasanya? Hm...manis legit di bagian dalam dan gurih renyah di bagian luar dengan aroma kacang yang wangi!

Tak hanya cocok buat pencuci mulut, Kue moci juga enak dinikmati dengan secangkir teh atau kopi hangat.

meok.detik.com

Senin, 05 April 2010

Tips Memanggang Kue


Bagi pemula, membuat Kue ada kalanya menjadi susah-susah gampang. Bila tidak benar dalam memanggangnya, bisa jadi kue yang dibuat menjadi bantat atau gagal. Nah, agar tidak menemui kegagalan, terapkan sejumlah tips mudah kali ini!

1. Alas Kue. Lembaran-lembaran alas kue berwarna gelap baik sekali untuk memanggang kentang bakar atau daging panggang. Sedangkan lembaran-lembaran alas kue yang berwarna terang akan membantu agar memanggang Kue tidak cepat hangus terbakar.

2. Ukuran Telur. Telur yang dibutuhkan untuk resep-resep kue yang dipanggang biasanya yang berukuran sedang sampai besar. Namun, jika memakai telur yang berukuran terlalu besar, hanya akan membuat kue Anda mengempis ketika sudah dingin. Sayang, bukan?

3. Kue Renyah. Kue kering akan lebih terasa garing dan renyah bila adonannya diuleni dengan air dingin. Sebaliknya, bila menguleninya dengan air hangat, kue jenis ini akan gampang remuk.

4. Irisan Kacang & Buah. Saat menambahkan irisan kacang, kenari, atau buah-buahan ke dalam adonan kue, masukkan terlebih dahulu ke dalam kantung terigu, kemudian kocoklah sampai merata. Kalau sudah terselimuti oleh tepung, irisan kacang atau buah-buahan tadi akan menyatu secara sempurna dengan adonan kue, sebelum dipanggang.

5. Muffin. Cetakan muffin dapat diisi lebih cepat tanpa banyak adonan tercecer ke mana-mana, kalau saja Anda menggunakan sendok khusus untuk es krim.

Nah, selamat mencoba!

kompas.com

Minggu, 04 April 2010

Resep Kue Tart Coklat


Resep Kue tart coklat ini dibuat untuk 16 potong

Bahan tart cokelat :

6 butir telur

125 gram gula pasir

1 ½ sendok teh emulsifier (SP/TBM)

125 gram tepung terigu protein sedang

30 gram cokelat bubuk

15 gram susu bubuk

½ sendok teh baking powder

125 gram margarin, dilelehkan

½ sendok teh cokelat pasta

400 gram buttercream untuk olesan

Bahan isi :

100 ml susu cair

250 gram cokelat masak pekat, dipotong-potong

100 gram kacang madu, dicincang halus

Bahan toping :

100 ml susu cair

1 sendok makan madu

200 gram cokelat masak pekat, dipotong-potong

Bahan sirup (aduk rata)

2 sendok makan gula pasir

2 sendok makan air hangat

1 sendok makan esens rhum

Cara membuat Kue Chocolate tart (tart cokelat) :

1. Cake : kocok telur, gula pasir, dan emulsifier sampai mengembang. Tambahkan tepung terigu, cokelat bubuk, susu bubuk, dan baking powder sambil diayak dan diaduk rata.

2. Masukkan margarin leleh dan cokelat pasta sedikit sedikit sambil diaduk perlahan

3. Tuang di loyang diameter 22 cm, tinggi 7 cm yang dioles margarin dan dialas kertas roti

4. Oven 35 menit dengan suhu 180 derajat celcius sampai matang

5. Isi : panaskan susu cair. Matikan api. Masukkan potongan cokelat masak pekat. Aduk sampai cokelat larut. Tambahkan kacang madu. Aduk rata. Dinginkan. Kocok rata

6. Belah 3 cake. Ambil selembar cake. Oles dengan bahan sirup. Oles dengan bahan isi. Tutup lagi dengan cake yang lain.

7. Tutup cake dengan butter cream. Garis sisinya dengan penggaris segitiga. Dinginkan.

8. Toping: panaskan susu cair dan madu. Matikan api. Masukkan potongan cokelat masak pekat. Aduk sampai cokelat larut.

9. Tuang diatas cake sampai ke sisinya secara tidak rata. Dinginkan dan hias dengan buah buahan

resepkue.net

Kamis, 01 April 2010

Renyahnya Kue Semprong Purworejo


ANDA termasuk hobi ngemil? Jika ya, sudah pasti Anda kenal dengan Kue semprong. Jenis panganan tradisional yang biasa menjadi hidangan setiap acara hajatan yang digelar masyarakat di pedesaan.

Tidak sulit mencari kue semprong. Hampir bisa dipastikan semua pedagang panganan di pasar-pasar tradisional menyediakan kue ini. Harganya juga sangat terjangkau. Kue ini menjadi salah satu cemilan yang sangat asyik dinikmati sembari nonton televisi, terutama jika dipadu dengan secangkir kopi.

Di Dusun Solotiyang, Desa Maron, Kecamatan Loano, Purworejo, masih ada beberapa perajin yang sampai sekarang masih setia memproduksi penganan ini. Hasil produksinya juga diakui memiliki keunggulan kualitas dibandingkan produk kue semprong dari daerah lain.

"Pedagang langganan yang mengambil semprong dari sini banyak yang bilang rasa kuenya lebih manis dan renyah. Memang dalam memproduksi, kami mengupayakan semaksimal mungkin untuk menjaga rasa," ujar Sawiyah (55), salah satu perajin yang tinggal di RT 1 RW 3 tersebut.

Perajin yang memiliki tujuh orang pekerja ini menambahkan, Kue semprong khas Purworejo memiliki keunggulan yang menjadi nilai tawar. Yakni rasa manisnya benar-benar gula, bukan obat gula. Sedangkan renyahnya tercipta dari proses pembakaran alamiah yang tetap dipertahankan para perajin.

"Pembakarannya tidak menggunakan oven, tapi panasnya dihasilkan dari arang kayu yang dibarakan menggunakan kipas angin. Jadi rasanya khas, berbeda jika di oven," katanya menambahkan kue tersebut dibuat dari bahan tapioka, terigu, gula pasir, mentega, telur, dan wijen.

Satu orang perajin bila semua pekerjanya masuk rata-rata bisa memproduksi Kue semprong satu kuintal. Harganya bervariasi tergantung jenisnya. Yang paling mahal jenis semprong wijen harganya Rp 40.000 per kg, semprong biasa Rp 12.000 per kg, dan semprong lempit Rp 15.000 per kg.

suaramerdeka.com